![]() |
| Suasana upacara bendera mingguan di Makodim 0401/Muba, Kabupaten Musi Banyuasin. ( Foto : 1st — info kota sekayu ) |
MUSI BANYUASIN ( INFO KOTA SEKAYU )
Komando Distrik Militer (Kodim) 0401/Musi Banyuasin secara rutin melaksanakan upacara bendera mingguan setiap hari Senin sebagai upaya memupuk jiwa patriotisme, kejuangan, dan nasionalisme prajurit, sekaligus mengenang jasa para pahlawan serta menghormati Sang Saka Merah Putih.
Upacara bendera tersebut digelar di Lapangan Makodim 0401/Muba, Senin (19/01/2026), dan dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0401/Muba Mayor Inf Nur Sigit Prasetya, S.I.P., M.Sc, selaku Inspektur Upacara (Irup).
Bertindak sebagai Komandan Upacara yakni Danramil 401-02/BBT Kapten Arm H. Indrajaya, sementara Perwira Upacara dijabat oleh Peltu Gatot.
Kegiatan upacara bendera mingguan tersebut diikuti oleh puluhan personel Makodim 0401/Muba serta personel Koramil jajaran dengan tertib dan penuh khidmat.
Upacara Bendera Wujud Penguatan Nasionalisme Prajurit
Usai pelaksanaan upacara, Kasdim 0401/Muba Mayor Inf Nur Sigit Prasetya menegaskan bahwa upacara bendera yang dilaksanakan setiap hari Senin bukan sekadar rutinitas semata, namun harus benar-benar dimaknai sebagai implementasi nilai-nilai nasionalisme.
“Upacara bendera ini merupakan bentuk penghormatan kepada simbol negara yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu kita melalui pengorbanan jiwa dan raga,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui pelaksanaan upacara bendera secara rutin, diharapkan dapat terus memupuk jiwa patriotisme, nasionalisme, kejuangan, serta meningkatkan semangat dan kedisiplinan prajurit dalam mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.
(Redaksi — Info Kota Sekayu)

Post a Comment for "Kasdim 0401/Muba Pimpin Upacara Bendera Mingguan di Makodim"
Silakan tuliskan komentar Anda dengan sopan dan bertanggung jawab.
Komentar yang mengandung unsur SARA, ujaran kebencian, hoaks, spam, promosi, atau bahasa tidak pantas tidak akan ditampilkan.
Redaksi infokotasekayu.com berhak menyunting atau menghapus komentar demi menjaga kualitas diskusi dan mematuhi kode etik jurnalistik.
Terima kasih atas partisipasi Anda.