Camat Sanga Desa Minta Warga Bersabar, Jalinteng Tanjung Raya Terancam Putus Akibat Longsor

Kondisi Jalan Lintas Tengah di Desa Tanjung Raya Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin yang mengalami longsor parah dan terancam putus.
Kondisi Jalan Lintas Tengah di Desa Tanjung Raya Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin yang mengalami longsor parah dan terancam putus, dijelaskan oleh Kepala Desa Tanjung Raya, Sulaiman, SH melalui akun tiktok @tanjungrayamuba. ( Foto : Schrenshot akun tiktok @tanjungrayamuba — info kota sekayu )

MUSI BANYUASIN ( INFO KOTA SEKAYU ) 

Camat Sanga Desa, Rusdiwan, S.Pd., M.Pd., akhirnya memberikan penjelasan terkait kondisi Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) yang mengalami kerusakan parah akibat longsor di Desa Tanjung Raya, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin.

Sebelumnya, pihak kecamatan belum dapat dikonfirmasi. Namun pada Kamis (7/5/2026), Rusdiwan menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada arahan resmi dari Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Provinsi terkait rencana perbaikan jalan tersebut.

Kondisi Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) yang mengalami kerusakan parah akibat longsor di Desa Tanjung Raya, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin. ( Foto : 2nd — info kota sekayu )

“Kami meminta masyarakat untuk bersabar, karena sampai saat ini belum ada petunjuk dari Bupati maupun Gubernur mengenai langkah perbaikannya,” ujar Rusdiwan di kantornya.

Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Musi Banyuasin telah melakukan survei lapangan guna mendata tingkat kerusakan jalan yang terdampak longsor di Dusun 5 Desa Tanjung Raya.

“Alhamdulillah pihak Dinas PUPR sudah melakukan pendataan di lokasi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada tindak lanjut perbaikan,” tambahnya.

Rusdiwan juga menegaskan bahwa pihak kecamatan tidak tinggal diam. Ia menyatakan akan segera melakukan koordinasi lintas instansi apabila kondisi jalan semakin memburuk dan berpotensi tidak dapat dilalui.

Jalinteng Sanga Desa yang sudah tergerus, dijelaskan oleh kades tanjung raya di akun tiktok @tanjungrayamuba. ( Foto : 3rd — info kota sekayu )

“Jika kondisi semakin parah, kami akan melakukan koordinasi untuk menentukan langkah antisipasi agar akses masyarakat tetap bisa dimanfaatkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Raya, Sulaiman, SH, turut menyampaikan kondisi terkini yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Melalui pernyataan yang disampaikan di akun TikTok @Tanjungrayamuba, ia mengungkapkan bahwa longsor telah menggerus badan jalan hingga hampir 2 meter.

“Kami khawatir jika longsor bertambah sekitar 2 meter lagi, maka jalur lintas tengah yang menghubungkan Kabupaten Musi Banyuasin dengan Kabupaten Musi Rawas akan terputus total,” ujarnya.

"Kami berharap kepada Bapak Presiden, pak Gubernur Sumsel dan pak Bupati Muba, agar jalinteng yang rusak ini segera diperbaiki. Kami minta adanya tindakkan yang tegas dan terukur agar masalah jalinteng segera di bangun demi masyarakat dan pengguna jalan, Bila Jalan lintas negara ini putus, kami yakin semua perekonomian dan akses masyarakat akan lumpuh total, karena Jalinteng ini jalan penghubung antar beberapa kabupaten bahkan ke antara berapa Provinsi tetangga," katanya.

Menurutnya, kondisi ini membutuhkan penanganan segera mengingat Jalinteng merupakan akses vital yang menjadi urat nadi mobilitas dan perekonomian masyarakat.

“Longsor sebelumnya bahkan telah berdampak pada permukiman warga. Dalam kurun 2024 hingga 2025, tercatat beberapa rumah terdampak,” ungkapnya.

Ia berharap adanya langkah cepat, tegas, dan terukur dari pihak terkait guna mencegah kerusakan yang lebih luas serta terputusnya akses utama antarwilayah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian terkait waktu pelaksanaan perbaikan secara menyeluruh. Masyarakat masih menunggu kejelasan dari pemerintah daerah maupun provinsi terkait penanganan infrastruktur tersebut.

(SBA — Info Kota Sekayu)
Redaksi
Redaksi INFO KOTA SEKAYU

Post a Comment for "Camat Sanga Desa Minta Warga Bersabar, Jalinteng Tanjung Raya Terancam Putus Akibat Longsor"