Hoaks Teror Pocong Jadi-Jadian di Ngawi, Polres Pastikan Informasi yang Beredar Tidak Benar

Petugas Polres Ngawi memberikan klarifikasi terkait informasi hoaks teror pocong jadi-jadian yang viral di media sosial untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Petugas Polres Ngawi memberikan klarifikasi terkait informasi hoaks teror pocong jadi-jadian yang viral di media sosial untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. ( Foto : 1st — info kota sekayu )

NGAWI ( INFO KOTA SEKAYU ) 

Jagat media sosial dan grup percakapan WhatsApp warga Kabupaten Ngawi sempat dihebohkan dengan beredarnya foto serta pesan berantai terkait dugaan teror “pocong jadi-jadian” yang disebut membawa senjata tajam dan melakukan aksi kejahatan pada malam hingga dini hari.

Informasi yang beredar menyebutkan adanya kelompok pelaku menggunakan kostum pocong untuk menakut-nakuti warga sekaligus melakukan tindak kriminal di wilayah Kecamatan Geneng, Gerih, hingga Kota Ngawi.

Namun, Polres Ngawi memastikan kabar tersebut tidak benar alias hoaks setelah dilakukan pengecekan langsung dan verifikasi faktual di sejumlah lokasi yang disebutkan dalam pesan berantai tersebut.

Kasi Humas Polres Ngawi, Iptu Dian Ambarwati, menegaskan bahwa pihak kepolisian telah menerjunkan personel untuk melakukan penelusuran terhadap informasi yang beredar di tengah masyarakat.

“Kami sudah menerjunkan tim untuk mengecek langsung ke lapangan. Kami pastikan bahwa kabar mengenai teror pocong jadi-jadian bersenjata tajam yang beredar di media sosial tersebut adalah berita bohong atau hoaks,” tegas Iptu Dian saat dikonfirmasi media, Sabtu (30/5/2026).

Sebelumnya, pesan berantai yang beredar menyebutkan terdapat tiga orang pelaku yang menggunakan sepeda motor Honda Scoopy dan beroperasi sekitar pukul 00.00 WIB hingga 02.00 WIB. Dalam narasi tersebut, satu pelaku diklaim mengenakan kostum pocong untuk memantau rumah warga, sementara dua lainnya menunggu di atas motor sambil membawa senjata tajam berupa golok dan celurit.

Meski isu mengenai “pocong begal” dipastikan tidak benar, Polres Ngawi tetap mengimbau masyarakat agar tidak lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas.

“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat keluar malam hari. Tindakan kriminal bisa terjadi kapan saja jika ada kesempatan,” tambahnya.

Polres Ngawi juga meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial agar tidak mudah terprovokasi berita yang belum jelas kebenarannya.

Apabila masyarakat menemukan aktivitas mencurigakan atau orang asing dengan gerak-gerik yang mengarah pada tindakan kriminal, warga diminta segera melapor ke Polsek terdekat atau melalui layanan pengaduan kepolisian 110.

Dengan klarifikasi ini, Polres Ngawi berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif serta masyarakat tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi.

(Gunawan Wibisono — Info Kota Sekayu)
Redaksi
Redaksi INFO KOTA SEKAYU

Post a Comment for "Hoaks Teror Pocong Jadi-Jadian di Ngawi, Polres Pastikan Informasi yang Beredar Tidak Benar"