PALEMBANG ( INFO KOTA SEKAYU )
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan menggelar Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat persatuan, kerukunan, dan sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Bumi Sriwijaya.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. itu berlangsung di Gedung Presisi Lantai 7 Mapolda Sumsel, Palembang, Selasa (30/6/2026), dan dihadiri sekitar 367 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, tokoh lintas agama, akademisi, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan masyarakat.
Doa Bersama Lintas Agama menjadi salah satu rangkaian puncak Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema "80 Tahun Polri Mengabdi, Polri untuk Masyarakat". Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan seluruh komponen bangsa dalam mendukung terpeliharanya keamanan, persatuan, dan keharmonisan sosial di Sumatera Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Edwar Chandra, mewakili Gubernur Sumsel, Kapoksahli Pangdam II/Sriwijaya Brigjen TNI M. Junaedi, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel Anton Delianto, Ketua Pengadilan Tinggi Palembang Dr. Herdi Agusten, perwakilan Pengadilan Tinggi Agama, BNN Provinsi Sumsel, Kanwil Kementerian Agama Sumsel, BIN Daerah Sumsel, Danrem 044/Garuda Dempo, Lanal Palembang, Lanud Sri Mulyono Herlambang, serta Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana.
Kegiatan juga dihadiri para tokoh agama dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, di antaranya Ustaz Amak Shahab, Pendeta Robert Simanjuntak, Uskup Mgr. Dr. Yohanes Harun Yuwono, Dr. I Gusti Bagus Surya Negara, J.S. Agus Zheng, serta Sultan Palembang Darussalam RM Fauwaz Diradja. Hadir pula Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Dewan Masjid Indonesia Sumsel, GP Ansor Sumsel, LDII, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia, unsur perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serikat pekerja, pondok pesantren, anak yatim, dan jajaran personel Polda Sumsel.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan Kapolda Sumsel dan sambutan Gubernur Sumsel yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan. Selanjutnya, para pemuka agama memimpin doa secara bergantian, dilanjutkan penyerahan plakat, foto bersama, dan mengikuti doa bersama nasional yang diselenggarakan secara serentak oleh Mabes Polri.
Pelaksanaan Doa Bersama Lintas Agama merupakan implementasi nilai-nilai Pancasila, semangat Bhinneka Tunggal Ika, serta Program Presisi Polri yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Kegiatan ini juga mendukung program pemerintah dalam memperkuat persatuan bangsa, memperkokoh toleransi, dan membangun ketahanan sosial.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa keamanan yang selama ini terjaga di Sumatera Selatan merupakan hasil sinergi seluruh elemen masyarakat yang dibangun melalui keikhlasan, pengabdian, dan doa bersama.
"Keamanan yang kita rasakan hari ini tidak hanya dibangun oleh kekuatan personel, kemampuan sumber daya manusia, sarana dan prasarana maupun perangkat hukum semata. Fondasi utamanya adalah ketulusan dalam mengabdi, keikhlasan bekerja, serta doa seluruh masyarakat. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, saya mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga semangat Nyage Bumi Sriwijaya Aman Damai sebagai kekuatan bersama dalam mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera," ujar Kapolda.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi penutup yang penuh makna dari seluruh rangkaian Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80.
Menurutnya, berbagai kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, bakti religi, pembangunan sarana masyarakat, hingga aksi kemanusiaan yang telah dilaksanakan Polda Sumsel ditutup dengan doa bersama lintas agama sebagai simbol bahwa pengabdian Polri selalu berjalan berdampingan dengan nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan.
Melalui Doa Bersama Lintas Agama ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga keamanan, mempererat persatuan, serta mendukung pembangunan nasional. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh jajaran Polri untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat demi terwujudnya Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera.
(Pijai — Info Kota Sekayu)

Post a Comment for "Polda Sumsel Satukan Tokoh Lintas Agama dalam Doa Bersama Hari Bhayangkara ke-80"
Silakan tuliskan komentar Anda dengan sopan dan bertanggung jawab.
Komentar yang mengandung unsur SARA, ujaran kebencian, hoaks, spam, promosi, atau bahasa tidak pantas tidak akan ditampilkan.
Redaksi infokotasekayu.com berhak menyunting atau menghapus komentar demi menjaga kualitas diskusi dan mematuhi kode etik jurnalistik.
Terima kasih atas partisipasi Anda.