![]() |
| Kabid Humas Polda Sumsel bersama insan pers mengikuti kegiatan nonton bareng pertandingan Piala Dunia 2026 Brasil melawan Jepang di Palembang. ( Foto : 1st — info kota sekayu ) |
PALEMBANG ( INFO KOTA SEKAYU )
Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Sumatera Selatan menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 pertandingan Brasil melawan Jepang bersama insan pers, personel Bidhumas Polda Sumsel, dan masyarakat di Tomoro Coffee, Jalan R.E. Martadinata Nomor 20, Kelurahan Sungai Buah, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pembinaan Tradisi Hari Bhayangkara ke-80 berdasarkan Surat Perintah Kapolda Sumsel Nomor Sprin/1005/VI/HUK.6.5./2026 tanggal 7 Juni 2026.
Acara dihadiri Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H., Kasubbid Multimedia Bidhumas Polda Sumsel, Plt. Kasubbid Penmas, Kasubbag Renmin Bidhumas Polda Sumsel, para perwira dan personel Bidhumas Polda Sumsel, insan media dari berbagai organisasi pers, serta masyarakat yang turut menyaksikan pertandingan.
Suasana penuh keakraban telah terasa sejak para peserta mulai berdatangan. Pertandingan berlangsung meriah dengan sorak-sorai para pendukung hingga akhirnya Brasil berhasil mengalahkan Jepang dengan skor 2-1. Setelah laga berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian doorprize, sesi foto bersama, dan ramah tamah yang semakin mempererat hubungan antara Polri dan insan pers.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komunikasi publik yang humanis melalui pendekatan nonformal. Polda Sumsel meyakini bahwa hubungan yang harmonis antara institusi Polri dan media massa merupakan modal penting dalam menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, serta mampu membangun optimisme masyarakat.
Melalui ruang kebersamaan seperti ini, komunikasi dapat terjalin lebih terbuka sehingga sinergi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat menjadi semakin efektif.
Pelaksanaan nobar juga merupakan implementasi Program Presisi Polri yang menempatkan keterbukaan informasi publik serta kemitraan strategis dengan media sebagai salah satu pilar penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Komunikasi yang baik antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan media dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat persatuan, serta menciptakan ruang publik yang sehat dan kondusif.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa insan pers merupakan mitra strategis Polri dalam membangun komunikasi publik yang berkualitas.
"Media memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, kami ingin membangun hubungan yang tidak hanya sebatas kemitraan profesional, tetapi juga kebersamaan yang dilandasi rasa saling menghargai dan saling mendukung. Melalui kegiatan sederhana seperti nonton bareng ini, kami berharap komunikasi yang telah terjalin selama ini semakin erat sehingga mampu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan membangun optimisme masyarakat," ujar Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya.
Melalui rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumatera Selatan berkomitmen terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk insan pers sebagai mitra strategis dalam mewujudkan komunikasi publik yang profesional, transparan, dan humanis. Sinergi tersebut diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif di Provinsi Sumatera Selatan.
(Pijai — Info Kota Sekayu)

Post a Comment for "Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Bidhumas Polda Sumsel Pererat Kemitraan dengan Insan Pers Lewat Nobar Piala Dunia 2026"
Silakan tuliskan komentar Anda dengan sopan dan bertanggung jawab.
Komentar yang mengandung unsur SARA, ujaran kebencian, hoaks, spam, promosi, atau bahasa tidak pantas tidak akan ditampilkan.
Redaksi infokotasekayu.com berhak menyunting atau menghapus komentar demi menjaga kualitas diskusi dan mematuhi kode etik jurnalistik.
Terima kasih atas partisipasi Anda.