MUSI BANYUASIN ( INFO KOTA SEKAYU )
Dalam mendukung program ketahanan pangan Tahun 2026, Pemerintah Desa Tegal Mulyo, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), kembali melaksanakan panen jagung Kuartal II Tahun 2026.
Kegiatan panen jagung tersebut dilaksanakan di kawasan Wahana Tirto Mulyo, Desa Tegal Mulyo, Senin (3/8/2026).
Panen jagung dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Musi Banyuasin yang diwakili oleh JF PSM M. Yustamir, S.E., M.Si., Kapolsek Keluang AKP Apriansyah, S.H., Camat Keluang yang diwakili Kasi PPD/K Didi Aprika, S.Pd., Kepala Desa Tegal Mulyo Junali beserta perangkat desa, serta sejumlah unsur terkait.
Turut hadir Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tegal Mulyo, KUD Barokah Jaya, Kelompok Wanita Tani (KWT), Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), Unit Ekonomi Produktif (UEP), pengurus KDMP, serta masyarakat Desa Tegal Mulyo.
![]() |
| Kata sambutan Junali Kepala Desa Tegal Mulyo. ( Foto : 3rd — info kota sekayu ) |
Program penanaman jagung Kuartal II tersebut telah dilaksanakan sejak 20 April 2026 pada lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare.
Pada panen yang dilaksanakan Senin (3/8/2026), hasil produksi jagung diperkirakan mencapai sekitar lima ton. Hasil tersebut dinilai cukup maksimal meskipun proses pertumbuhan tanaman berlangsung di tengah kondisi musim kemarau.
![]() |
| Kata sambutan Kepala Dinas PMD Kabupaten Musi Banyuasin melalui JF PSM M. Yustamir, S.E., M.Si., ( Foto : 4th — info kota sekayu ) |
Kepala Desa Tegal Mulyo, Junali, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung serta berpartisipasi dalam pelaksanaan program ketahanan pangan di wilayahnya.
Ia menyebut keberhasilan panen jagung tersebut tidak terlepas dari dukungan Dinas PMD Kabupaten Musi Banyuasin, Polsek Keluang, Pemerintah Kecamatan Keluang, penyuluh pertanian tingkat kecamatan dan desa, lembaga desa, perangkat desa, serta seluruh unsur masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan program ketahanan pangan ini. Semoga kegiatan ini dapat terus mendukung upaya mewujudkan swasembada pangan serta memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Tegal Mulyo,” ujar Junali.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Musi Banyuasin melalui JF PSM M. Yustamir, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa program ketahanan pangan tersebut merupakan bagian dari implementasi kebijakan penggunaan Dana Desa dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan.
Program tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor 3 Tahun 2025 tentang Panduan Penggunaan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan dalam Mendukung Swasembada Pangan.
M. Yustamir mengapresiasi desa-desa yang berhasil menjalankan program ketahanan pangan secara optimal, termasuk Desa Tegal Mulyo yang tetap mampu menghasilkan panen di tengah kondisi cuaca dan iklim yang cenderung kering.
“Pemerintah memberikan apresiasi kepada desa-desa yang berhasil melaksanakan program ketahanan pangan meskipun menghadapi tantangan kondisi cuaca dan musim kemarau. Melalui program ini, diharapkan ketahanan pangan dapat semakin kuat serta mampu memberikan manfaat ekonomi dan meningkatkan pendapatan asli desa,” katanya.
Melalui pelaksanaan program ketahanan pangan secara berkelanjutan, Pemerintah Desa Tegal Mulyo berharap hasil pertanian dapat terus meningkat serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa.
Program tersebut juga diharapkan dapat memperkuat peran desa dalam mendukung swasembada pangan serta mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal di Kabupaten Musi Banyuasin.
(Pijai — Info Kota Sekayu)




Post a Comment for "Desa Tegal Mulyo Panen Jagung Kuartal II, Dukung Program Ketahanan Pangan 2026"
Silakan tuliskan komentar Anda dengan sopan dan bertanggung jawab.
Komentar yang mengandung unsur SARA, ujaran kebencian, hoaks, spam, promosi, atau bahasa tidak pantas tidak akan ditampilkan.
Redaksi infokotasekayu.com berhak menyunting atau menghapus komentar demi menjaga kualitas diskusi dan mematuhi kode etik jurnalistik.
Terima kasih atas partisipasi Anda.