Diduga Data Desil Tak Sesuai Kondisi Warga, Pemdes Ngulak III Salurkan Bantuan Beras Langsung

Pemerintah Desa Ngulak III menyalurkan bantuan beras kepada warga yang dinilai membutuhkan di Kecamatan Sanga Desa, Musi Banyuasin
Pemerintah Desa Ngulak III menyalurkan bantuan beras kepada warga yang dinilai membutuhkan di Kecamatan Sanga Desa, Musi Banyuasin. ( Foto : 1st — info kota sekayu )

MUSI BANYUASIN ( INFO KOTA SEKAYU ) 

Akurasi data desil kesejahteraan sosial kembali menjadi perhatian di Desa Ngulak III, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin. Sejumlah warga yang menurut pemerintah desa dinilai membutuhkan bantuan pangan disebut masih tercatat dalam kategori desil 5.

Kondisi tersebut membuat sebagian warga yang dinilai rentan berpotensi tidak masuk dalam daftar penerima bantuan beras. Persoalan itu kemudian mendapat perhatian dari Pemerintah Desa Ngulak III yang memilih turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi warga.

Pemerintah Desa Ngulak III menyalurkan bantuan beras kepada warga yang dinilai membutuhkan di Kecamatan Sanga Desa, Musi Banyuasin
Pemerintah Desa Ngulak III menyalurkan bantuan beras kepada warga yang dinilai membutuhkan di Kecamatan Sanga Desa, Musi Banyuasin. ( Foto : 2nd — info kota sekayu )

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Ngulak III Hendriyansah diwakili Sekretaris Desa Alpian, SE, didampingi Kasi Kesos Firmanandrah, Ketua RT 05 Winbaryanto, serta Ketua RT 06 Dusun 3 Diksaputra.

Tim pemerintah desa kemudian menyalurkan bantuan beras kepada sejumlah warga yang berdasarkan kondisi di lapangan dinilai lebih membutuhkan.

Pemerintah Desa Ngulak III menyalurkan bantuan beras kepada warga yang dinilai membutuhkan di Kecamatan Sanga Desa, Musi Banyuasin
Pemerintah Desa Ngulak III menyalurkan bantuan beras kepada warga yang dinilai membutuhkan di Kecamatan Sanga Desa, Musi Banyuasin. ( Foto : 3rd — info kota sekayu )

Salah satu warga yang mendapat perhatian adalah Patima (74) bersama suaminya, Madani (82). Pasangan lanjut usia tersebut disebut sudah tidak mampu bekerja dan Madani juga mengalami stroke ringan.

Menurut pemerintah desa, kondisi kehidupan pasangan lansia tersebut dinilai tidak sepenuhnya mencerminkan kategori kesejahteraan yang tercatat dalam data desil.

Dalam kesehariannya, Patima dan Madani disebut masih mengandalkan bantuan dari tetangga serta kerabat dekat untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Sekretaris Desa Ngulak III, Alpian, SE, mengatakan pihaknya telah beberapa kali berupaya melakukan perbaikan atau revisi data melalui sistem yang tersedia. Namun, menurutnya, perubahan data tersebut belum berhasil dilakukan.

“Kami sudah berusaha merevisi data berkali-kali, namun sistem tetap tidak berubah. Maka kami ambil langkah ini agar bantuan benar-benar sampai ke yang paling membutuhkan,” ungkap Alpian.

Atas kondisi tersebut, Pemerintah Desa Ngulak III mengambil inisiatif dengan menyalurkan bantuan beras kepada warga yang dinilai lebih membutuhkan berdasarkan hasil peninjauan di lapangan.

Selain Patima dan Madani, bantuan juga diberikan kepada warga lainnya, termasuk Salya (65).

Para penerima bantuan menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Desa Ngulak III. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan warga yang berada dalam kondisi rentan.

Persoalan ini sekaligus menjadi perhatian mengenai pentingnya pemutakhiran data kesejahteraan sosial secara berkala agar kondisi warga di lapangan dapat tercermin dalam data yang digunakan sebagai dasar penyaluran bantuan.

Dengan data yang lebih akurat dan mutakhir, diharapkan bantuan sosial maupun bantuan pangan dapat diberikan secara lebih tepat sasaran sehingga warga yang benar-benar membutuhkan tidak terlewatkan.

(SBA — Info Kota Sekayu)
Redaksi
Redaksi INFO KOTA SEKAYU

Post a Comment for "Diduga Data Desil Tak Sesuai Kondisi Warga, Pemdes Ngulak III Salurkan Bantuan Beras Langsung"