Camat Sanga Desa : Kondisi Air Sungai Rawas dan Musi Memburuk, Diduga Dampak PETI, Akan Dilaporkan ke Dinas Terkait

Rapat koordinasi Pemerintah Kecamatan Sanga Desa dan para kepala desa membahas dugaan pencemaran air Sungai Rawas dan Sungai Musi.
Rapat koordinasi Pemerintah Kecamatan Sanga Desa dan para kepala desa membahas dugaan pencemaran air Sungai Rawas dan Sungai Musi.   ( Foto : 1st — info kota sekayu )

MUSI BANYUASIN ( INFO KOTA SEKAYU )

Memburuknya kualitas air di aliran Sungai Rawas dan beberapa titik di bantaran Sungai Musi, terindikasi dampak pencemaran dari PETI di Kabupaten Muratara. Akhirnya membuat Pemerintah Kecamatan Sanga Desa bersama jajaran Forkopimcam dan para Kepala Desa se-kecamatan telah menggelar rapat koordinasi terkait memburuknya kualitas air di aliran Sungai Musi. 

Air yang semula jernih kini terlihat keruh dan berubah warna, kondisi yang diduga kuat berkaitan dengan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang marak di wilayah hulu, termasuk Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
 
Dalam pertemuan yang berlangsung, Camat Sanga Desa, Rusdiwan, S.Pd., M.Pd menyampaikan bahwa perubahan fisik air sungai bukan sekadar masalah estetika, melainkan ancaman nyata bagi ekosistem dan kesehatan masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai tersebut.
 
Pemerintah Kecamatan Sanga Desa bersama Forkopimcam dan para kepala desa membahas keluhan masyarakat terkait kondisi air Sungai Rawas dan Sungai Musi.
Pemerintah Kecamatan Sanga Desa bersama Forkopimcam dan para kepala desa membahas keluhan masyarakat terkait kondisi air Sungai Rawas dan Sungai Musi. ( Foto : 2nd — info kota sekayu )

"Kami menerima banyak keluhan dari warga. Air Sungai Rawas terlihat sangat keruh dalam waktu yang cukup lama. Kondisi ini kami khawatirkan dapat mengganggu kelestarian biota sungai dan berdampak langsung terhadap kesehatan warga yang mengandalkan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari," ungkap Rusdiwan, S.Pd., M.Pd.
 
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa pihaknya tidak akan berdiam diri. Langkah konkret segera diambil untuk memastikan keamanan air yang dikonsumsi masyarakat.
 
"Secara resmi, kami akan menyampaikan kondisi ini kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin. Kami meminta agar segera dilakukan pengecekan langsung dan pengujian di laboratorium untuk mengetahui kandungan zat di dalam air tersebut. Hasilnya menjadi dasar agar penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran — demi menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi kesehatan warga kita semua," tegasnya.
 
Para Kepala Desa yang wilayahnya terdampak juga sepakat untuk terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan melaporkan setiap perubahan kepada pihak berwenang. Masyarakat berharap pemerintah dapat segera menindaklanjuti dan menghentikan sumber pencemaran agar kerusakan tidak berlanjut.Dan akan segera membuat laporan kepada dinas terkait.

(SBA — Info Kota Sekayu)
Redaksi
Redaksi INFO KOTA SEKAYU

Post a Comment for "Camat Sanga Desa : Kondisi Air Sungai Rawas dan Musi Memburuk, Diduga Dampak PETI, Akan Dilaporkan ke Dinas Terkait"