Jembatan Penghubung Roboh, Akses Pendidikan dan Kesehatan Warga Ringin Agung Terancam Terisolir

Kondisi jembatan penghubung RT 05 dan RT 07 di Desa Ringin Agung, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, setelah roboh.
Kondisi jembatan penghubung RT 05 dan RT 07 di Desa Ringin Agung, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, setelah roboh. ( Foto : 1st — info kota sekayu )

MUSI BANYUASIN ( INFO KOTA SEKAYU )

Jembatan penghubung RT 07 ke RT 05 di Desa Ringin Agung, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, dilaporkan roboh pada Kamis (9/10/2026). Ambruknya jembatan tersebut mengganggu akses masyarakat, terutama anak-anak yang hendak menuju sekolah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, jembatan yang dikenal sebagai Jembatan Primer itu menghubungkan RT 05 Dusun 02 dengan RT 07 Dusun 03. Peristiwa robohnya jembatan dilaporkan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.

Pantauan di lokasi menunjukkan konstruksi jembatan yang terbuat dari material besi, kayu, dan bambu mengalami kerusakan sehingga tidak dapat dilalui. Sejumlah anak berseragam sekolah terlihat berada di tepi jembatan bersama empat orang guru PAUD/TK.

Kondisi jembatan penghubung RT 05 dan RT 07 di Desa Ringin Agung, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, setelah roboh.
Kondisi jembatan penghubung RT 05 dan RT 07 di Desa Ringin Agung, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, setelah roboh. ( Foto : 2nd — info kota sekayu )

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran warga karena jembatan itu disebut sebagai salah satu akses utama untuk menunjang aktivitas pendidikan, kesehatan, keagamaan, serta kegiatan ekonomi masyarakat.

Seorang guru PAUD/TK yang meminta identitasnya tidak disebutkan menyampaikan harapan agar pemerintah segera memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kepada yang terhormat Bapak Gubernur Sumatera Selatan, Bapak Bupati Musi Banyuasin, Bapak Anggota DPRD Musi Banyuasin, juga kepada Dinas PUPR Musi Banyuasin, izin menyampaikan bahwasanya jembatan penghubung antara RT tujuh ke RT lima Desa Ringin Agung itu roboh,” ujarnya.

Kondisi jembatan penghubung RT 05 dan RT 07 di Desa Ringin Agung, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, setelah roboh.
Kondisi jembatan penghubung RT 05 dan RT 07 di Desa Ringin Agung, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, setelah roboh. ( Foto : 3rd — info kota sekayu )

Ia menjelaskan bahwa jembatan tersebut merupakan akses penting bagi warga, khususnya anak-anak yang bersekolah.

“Jembatan ini adalah akses satu-satunya untuk pendidikan dari PAUD sampai SD dan juga jembatan ini juga satu-satunya penghubung untuk kesehatan juga ke masjid,” lanjutnya.

Dari keterangan warga yang dihimpun di lokasi, kerusakan jembatan diduga berkaitan dengan kondisi material yang telah lapuk dan mengalami penurunan kekuatan. Beberapa bagian yang disebut mengalami kerusakan meliputi tiang penyangga besi yang keropos, gelagar besi yang rapuh, serta papan gelagar yang lapuk.

Namun, penyebab pasti robohnya jembatan tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan teknis dari instansi berwenang.

Ambruknya jembatan dikhawatirkan menyulitkan akses anak-anak menuju PAUD, TK, sekolah dasar, dan pesantren. Selain itu, warga juga menyebut akses menuju Pos Kesehatan Desa (Poskesdes), masjid, Kampung Nelayan, serta kawasan KDKMP ikut terdampak.

Aktivitas masyarakat yang sehari-hari mengandalkan akses tersebut, termasuk untuk bertani dan berkebun, juga berpotensi mengalami hambatan.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan instansi terkait segera melakukan peninjauan serta menyiapkan langkah penanganan darurat. Mereka menilai keberadaan jembatan penghubung tersebut sangat penting bagi kelangsungan aktivitas masyarakat.

“Jadi dimohon kepada bapak-bapak terkait, tolong partisipasinya, tolong segera merealisasikan bantuan jembatan ini. Karena hanya inilah satu-satunya jembatan penghubung kami. Baik dari pendidikan, kesehatan juga keagamaan,” pungkas perwakilan warga.

Kepala Desa Ringin Agung, Kecamatan Lalan, Ahmad Fitrawan, menyampaikan kondisi terkini serta kebutuhan mendesak masyarakat dan berharap kepada pemerintah daerah agar penanganan dapat segera dikoordinasikan.

"Ambruknya jembatan penghubung ini sangat berdampak terhadap aktivitas masyarakat Desa Ringin Agung, terutama akses anak-anak menuju sekolah serta kebutuhan warga untuk mendapatkan layanan kesehatan dan beribadah. Kami berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat segera turun ke lapangan untuk meninjau kondisi jembatan dan mengambil langkah darurat yang diperlukan, sehingga keselamatan warga tetap terjaga dan akses masyarakat dapat kembali berfungsi," katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin mengenai rencana penanganan maupun perbaikan jembatan tersebut. Media membuka ruang bagi pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi jembatan serta langkah penanganan yang akan dilakukan.

Warga berharap penanganan darurat segera dilaksanakan, terutama demi keselamatan anak-anak dan kelancaran akses masyarakat Desa Ringin Agung.

(SBA — Info Kota Sekayu)
Redaksi
Redaksi INFO KOTA SEKAYU

Post a Comment for "Jembatan Penghubung Roboh, Akses Pendidikan dan Kesehatan Warga Ringin Agung Terancam Terisolir "