![]() |
| Kegiatan operasi pasar murah Pemkab Muba di Kecamatan Keluang dengan paket sembako bersubsidi, LPG 3 kilogram, dan pelayanan publik. ( Foto : 1st — info kota sekayu ) |
MUSI BANYUASIN ( INFO KOTA SEKAYU )
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) menggelar Operasi Pasar Murah Sembako dan Gas LPG 3 kilogram di halaman Kantor Camat Keluang, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus mendukung pengendalian inflasi.
Kegiatan yang dibuka oleh Staf Ahli Bupati Muba Bidang Pembangunan, Akhmad Toyibir, S.STP., M.M., tersebut mewakili Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, S.H. Warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Operasi pasar murah ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-70 Kabupaten Musi Banyuasin. Pelaksanaannya melibatkan sejumlah pihak, yakni Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel, Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, PT Muba Energi Maju Berjaya, serta Pertamina Patra Niaga.
Dalam sambutannya, Akhmad Toyibir menyampaikan bahwa operasi pasar murah merupakan salah satu langkah konkret pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga.
“Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus berupaya memastikan kebutuhan pokok masyarakat tersedia dalam jumlah cukup dengan harga yang terkendali. Salah satunya melalui perluasan kerja sama dengan berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Salah satu komoditas yang ditawarkan adalah paket sembako berisi beras SPHP kemasan 5 kilogram dan gula pasir 1 kilogram. Paket yang ditetapkan Perum Bulog seharga Rp78.000 tersebut mendapat subsidi Rp10.000 dari Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, sehingga masyarakat cukup membayar Rp68.000 per paket.
Selain paket sembako, masyarakat juga dapat membeli gas LPG 3 kilogram dengan harga Rp19.900 per tabung. Penyediaan kedua komoditas tersebut diharapkan dapat membantu meringankan pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan pangan dan energi sehari-hari.
Tak hanya menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai pelayanan publik untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan pemerintah.
Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin menyediakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Keluarga Berencana (DP3AKB) menghadirkan pelayanan keluarga berencana (KB) gratis.
Di lokasi yang sama, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara jemput bola, termasuk melalui Gerakan Cepat Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (GERCEP IKD Muba).
Menurut Akhmad Toyibir, sinergi lintas perangkat daerah tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat agar lebih mudah dijangkau dan memberikan manfaat secara langsung.
Ia mengajak masyarakat Kecamatan Keluang untuk memanfaatkan kesempatan tersebut, baik untuk memenuhi kebutuhan pokok maupun mengakses layanan publik yang tersedia.
“Kami berharap operasi pasar murah ini benar-benar membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Pemerintah daerah akan terus mendorong kolaborasi agar upaya pengendalian inflasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Muba berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan akses terhadap kebutuhan pokok serta pelayanan publik semakin mudah, sejalan dengan upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Musi Banyuasin.
(Anggraini — Info Kota Sekayu)

Post a Comment for "Tekan Inflasi, Pemkab Muba Gelar Pasar Murah di Keluang, Paket Sembako Rp68 Ribu"
Silakan tuliskan komentar Anda dengan sopan dan bertanggung jawab.
Komentar yang mengandung unsur SARA, ujaran kebencian, hoaks, spam, promosi, atau bahasa tidak pantas tidak akan ditampilkan.
Redaksi infokotasekayu.com berhak menyunting atau menghapus komentar demi menjaga kualitas diskusi dan mematuhi kode etik jurnalistik.
Terima kasih atas partisipasi Anda.