Jembatan Terusan Pandak di Tanjung Agung Timur Rusak Parah, Akses Ekonomi Warga Terancam Terputus

Kondisi Jembatan Terusan Pandak di Desa Tanjung Agung Timur Kecamatan Lais rusak parah

Kondisi Jembatan Terusan Pandak di Desa Tanjung Agung Timur Kecamatan Lais rusak parah. ( Foto : 1st - info kota sekayu ) 


MUSI BANYUASIN (INFO KOTA SEKAYU)


Kondisi Jembatan Terusan Pandak yang berada di Dusun I Desa Tanjung Agung Timur (TAT), Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, saat ini dilaporkan sangat memprihatinkan. Kerusakan parah pada struktur jembatan membuat masyarakat resah karena dikhawatirkan roboh sewaktu-waktu

Pantauan di lapangan menunjukkan kemiringan jembatan sudah cukup ekstrem, sehingga pengguna jalan, khususnya kendaraan roda empat, harus ekstra hati-hati saat melintas, Minggu (19/01/2025).

Warga Khawatir Jembatan Roboh

Salah seorang warga yang melintas menggunakan mobil mengaku merasa was-was setiap kali melewati jembatan tersebut. Ia menyebut kondisi jembatan saat ini sudah tidak layak dan membahayakan keselamatan.

Warga menilai, apabila tidak segera ditangani, risiko kecelakaan lalu lintas sangat besar, terutama bagi kendaraan bermuatan berat yang kerap melintasi jalur tersebut.

Akses Vital Antar Desa Terancam Terputus


Jembatan Terusan Pandak merupakan akses utama penghubung Desa Tanjung Agung Timur dengan desa-desa sekitar. Warga khawatir, jika jembatan tersebut roboh, Desa Tanjung Agung Timur berpotensi terisolir dan aktivitas masyarakat akan lumpuh.

Kondisi ini juga berdampak langsung pada mobilitas warga, layanan sosial, dan aktivitas pendidikan, yang selama ini mengandalkan jalur tersebut.

Dampak Langsung Terhadap Aktivitas Ekonomi

Selain membahayakan keselamatan, kerusakan jembatan ini turut menghambat aktivitas ekonomi masyarakat. Distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta mobilitas usaha warga menjadi terganggu, sehingga berpotensi menurunkan pendapatan masyarakat di wilayah tersebut.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar roda perekonomian desa tetap berjalan normal.

BPBD Pastikan Proses Lelang Dimulai Februari

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Musi Banyuasin, melalui salah satu stafnya, menyampaikan bahwa perbaikan jembatan tidak dianggarkan melalui Dinas PUPR, karena penanganannya bersumber dari bantuan kebencanaan.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Banyuasin, Pathi Riduan, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp memastikan bahwa penanganan jembatan tersebut telah memasuki tahapan proses.

“Untuk jembatan di Desa Tanjung Agung Timur, pada bulan Februari 2025 proses lelangnya akan dimulai,” jelasnya.

Masyarakat berharap proses lelang dan pembangunan dapat berjalan lancar, sehingga perbaikan jembatan segera direalisasikan demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga.

(Redaksi - Info Kota Sekayu)

Redaksi
Redaksi INFO KOTA SEKAYU

Post a Comment for "Jembatan Terusan Pandak di Tanjung Agung Timur Rusak Parah, Akses Ekonomi Warga Terancam Terputus"