![]() |
| Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan oleh perwakilan Sartono DPR RI bersama Fatayat NU dan masyarakat Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo. ( Foto : Muh Nurcholis — info kota sekayu ) |
PONOROGO ( INFO KOTA SEKAYU )
Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) terus mendorong penguatan pemahaman ideologi dan konstitusi bangsa di tengah derasnya arus disrupsi informasi digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan oleh Anggota DPR RI Komisi XII Fraksi Partai Demokrat Dapil Jawa Timur VII, Sartono Hutomo, melalui perwakilan tenaga ahlinya, Suprayitno. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari perwakilan Fatayat NU se-Kecamatan Sooko serta masyarakat umum, khususnya kelompok jamaah yasin ibu-ibu.
Empat Pilar Kebangsaan yang disosialisasikan meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Keempat pilar tersebut dinilai sebagai fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama dalam menghadapi tantangan era digital yang diwarnai maraknya hoaks, fitnah, dan informasi menyesatkan.
Dalam pemaparannya, Suprayitno menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi membawa dampak positif sekaligus tantangan serius bagi persatuan bangsa. Oleh karena itu, masyarakat, khususnya generasi muda, perlu dibekali pemahaman ideologi kebangsaan agar mampu menyaring informasi secara kritis dan bertanggung jawab.
“Pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan penting sebagai dasar literasi digital, agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan berpotensi memecah belah persatuan,” ujar Suprayitno.
Ia menambahkan, penguatan nilai-nilai Pancasila, konstitusi, serta semangat kebhinekaan menjadi kunci dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika global dan perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, MPR RI berharap masyarakat dapat semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tersebut diharapkan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan ideologi nasional di tengah tantangan era digital.
(Muh Nurcholis — Info Kota Sekayu)

Post a Comment for "Pentingnya Pemahaman Ideologi dan Konstitusi Bangsa di Tengah Disrupsi Informasi, Sartono Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan"
Silakan tuliskan komentar Anda dengan sopan dan bertanggung jawab.
Komentar yang mengandung unsur SARA, ujaran kebencian, hoaks, spam, promosi, atau bahasa tidak pantas tidak akan ditampilkan.
Redaksi infokotasekayu.com berhak menyunting atau menghapus komentar demi menjaga kualitas diskusi dan mematuhi kode etik jurnalistik.
Terima kasih atas partisipasi Anda.