![]() |
| Ketua IPJI Sumsel Soroti Tuduhan Suap Wartawan dalam Kasus Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Keluang. ( Foto : 1st — info kota sekayu ) |
MUSI BANYUASIN ( INFO KOTA SEKAYU )
Beredarnya pemberitaan yang menuding sejumlah wartawan menerima suap terkait insiden kebakaran sumur minyak ilegal di Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, mendapat tanggapan dari kalangan organisasi profesi jurnalis.
Ketua Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) DPW Sumatera Selatan, Idris, menilai tuduhan tersebut berpotensi mencoreng citra profesi wartawan apabila tidak disertai bukti yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurut Idris, pemberitaan yang menyebut adanya dugaan suap kepada wartawan dalam peristiwa kebakaran sumur minyak ilegal di wilayah Keluang dinilai perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap profesi jurnalis.
Ia juga menyoroti adanya informasi dalam pemberitaan tersebut yang menyebut dugaan pemberian suap berasal dari oknum aparat, yang disebut dilakukan melalui transfer kepada sejumlah wartawan.
“Apa lagi disebutkan dalam pemberitaan tersebut bahwa pemberi suap berasal dari Kanit Intel dan Kapolsek Keluang yang disebut melakukan transfer ke rekening wartawan penerima,” ujarnya.
Idris menilai tuduhan yang menyebut secara umum kelompok wartawan dan LSM di Musi Banyuasin menerima suap untuk menutupi peristiwa kebakaran sumur minyak ilegal merupakan pernyataan yang serius dan seharusnya disertai bukti yang kuat.
“Dalam pemberitaan tersebut tertulis kelompok wartawan dan LSM di Musi Banyuasin secara umum menerima suap untuk menutupi peristiwa kebakaran sumur minyak ilegal. Tuduhan seperti ini perlu dibuktikan secara jelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya yang bertugas sebagai wartawan di wilayah Sumatera Selatan, khususnya di Musi Banyuasin, tidak pernah menerima transfer seperti yang disebutkan dalam pemberitaan tersebut.
“Saya selaku wartawan yang bertugas di Sumatera Selatan dan khususnya di Musi Banyuasin tidak pernah menerima transfer seperti yang diberitakan tersebut,” tegasnya.
Idris meminta pihak yang menyebarkan tuduhan tersebut agar memberikan klarifikasi secara terbuka serta menunjukkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan apabila memang terdapat dugaan praktik tersebut.
“Saya meminta pihak yang menyebarkan dugaan suap yang dapat menodai nama profesi wartawan untuk memberikan klarifikasi serta menunjukkan bukti-bukti yang sesuai fakta apabila benar adanya tuduhan tersebut,” pungkasnya.
(Rilis/Tim – Info Kota Sekayu)

Post a Comment for "Ketua IPJI Sumsel Soroti Tuduhan Suap Wartawan dalam Kasus Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Keluang"
Silakan tuliskan komentar Anda dengan sopan dan bertanggung jawab.
Komentar yang mengandung unsur SARA, ujaran kebencian, hoaks, spam, promosi, atau bahasa tidak pantas tidak akan ditampilkan.
Redaksi infokotasekayu.com berhak menyunting atau menghapus komentar demi menjaga kualitas diskusi dan mematuhi kode etik jurnalistik.
Terima kasih atas partisipasi Anda.