Gubernur Sumsel Tinjau Kebakaran Sumur Minyak di Keluang, Dorong Solusi bagi Warga

Gubernur Sumsel meninjau lokasi kebakaran sumur minyak di Keluang bersama Bupati Muba dan Kapolres melalui patroli udara
Gubernur Sumsel meninjau lokasi kebakaran sumur minyak di Keluang bersama Bupati Muba dan Kapolres melalui patroli udara. ( Foto : Pemkab Muba — Info Kota Sekayu )

MUSI BANYUASIN ( INFO KOTA SEKAYU )

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, meninjau langsung lokasi kebakaran sumur minyak masyarakat di Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, Jumat (3/4/2026).

Kunjungan kerja tersebut disambut oleh Bupati Muba, Toha Tohet, sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang terdampak insiden kebakaran di area lahan HGU PT Hindoli.

Dalam agenda tersebut, Bupati Muba bersama Kapolres Muba, Ruri Prastowo, melakukan patroli udara guna melihat langsung kondisi lokasi kebakaran dari atas.

Langkah ini dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh terkait luas area terdampak serta potensi risiko lanjutan dari aktivitas sumur minyak masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat provinsi dan kabupaten, di antaranya, Apriyadi (Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sumsel), Maharesitama (Kasat Pol PP Provinsi Sumsel), Iqbal Alisyahbana (Kepala BPBD Sumsel), Indra Kesumajaya (Ketua Komisi I DPRD Muba), Moga Gumilang (Kapolsek Keluang), dan Hendrik (Camat Keluang).

Selain melakukan peninjauan, Gubernur Herman Deru juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat terdampak kebakaran.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak langsung akibat insiden tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bupati Toha Tohet mengemukakan gagasan strategis terkait solusi jangka menengah bagi masyarakat.

Ia mengusulkan agar sebagian lahan yang telah terdampak aktivitas pengeboran minyak oleh masyarakat dapat dipertimbangkan untuk dilepas dari kawasan HGU PT Hindoli.

“Masyarakat sudah lama menggantungkan hidup dari aktivitas ini. Kami mengusulkan agar lahan yang terdampak dapat dipertimbangkan untuk dilepas, sehingga ada kepastian usaha yang lebih tertib,” ujar Toha.

Menurutnya, langkah tersebut juga berpotensi mengurangi risiko kebakaran di masa mendatang sekaligus membuka ruang penataan aktivitas minyak rakyat yang lebih aman.

Sementara itu, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa peristiwa kebakaran ini menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas usaha rakyat di sektor minyak.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah akan melakukan pendataan terhadap lahan-lahan yang telah terdampak aktivitas tersebut.

“Ini menjadi perhatian bersama. Kita harus mencari solusi terbaik agar masyarakat tetap bisa berusaha dengan aman, dan aspek keselamatan serta regulasi tetap terpenuhi,” tegasnya.

Gubernur juga menyambut positif usulan Bupati Muba terkait kemungkinan pelepasan sebagian lahan HGU sebagai solusi sementara, sembari menunggu kejelasan regulasi yang mengatur aktivitas minyak rakyat.

(Anggraini — Info Kota Sekayu)
Redaksi
Redaksi INFO KOTA SEKAYU

Post a Comment for "Gubernur Sumsel Tinjau Kebakaran Sumur Minyak di Keluang, Dorong Solusi bagi Warga"