EMPAT LAWANG ( INFO KOTA SEKAYU )
Kendaraan dinas Polsek Muara Pinang, Polres Empat Lawang, Polda Sumatera Selatan kembali dimanfaatkan untuk membantu masyarakat mengantar jenazah menuju tempat pemakaman umum. Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata kepedulian Polri yang terus hadir melayani masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga saat warga menghadapi musibah.
Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Seleman Ulu, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Senin (29/6/2026). Dua personel Polsek Muara Pinang yang dipimpin AIPDA Zonderga, S.T. terlebih dahulu melaksanakan takziah di rumah duka sebelum mengantar jenazah menggunakan kendaraan dinas kepolisian menuju tempat pemakaman umum.
Pelayanan tersebut bukan kali pertama dilakukan. Dalam kurun waktu sekitar satu tahun terakhir, kendaraan dinas Polsek Muara Pinang tercatat telah sedikitnya enam kali digunakan secara gratis untuk membantu proses pengantaran jenazah warga. Aksi kemanusiaan ini bahkan beberapa kali mendapat perhatian publik sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Layanan serupa sebelumnya telah diberikan kepada warga di Desa Lubuk Tanjung, Muara Pinang Baru, Air Kuta, Tanjung Kurung, hingga kini kembali dilakukan di Desa Seleman Ulu. Kehadiran kendaraan dinas tersebut menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan sarana transportasi saat suasana duka.
Pemanfaatan fasilitas negara untuk kepentingan sosial ini menunjukkan bahwa kendaraan operasional kepolisian tidak hanya digunakan dalam mendukung tugas penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut juga sejalan dengan program Kapolda Sumsel bertajuk "Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini", yang mendorong seluruh personel Polri untuk menghadirkan pelayanan yang humanis serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kapolsek Muara Pinang, AKP Dwi Sapriadi, S.H., mengatakan bahwa penggunaan kendaraan dinas untuk membantu masyarakat merupakan bagian dari pengabdian Polri.
"Kendaraan dinas merupakan fasilitas negara yang harus memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat. Ketika ada warga yang membutuhkan bantuan, khususnya dalam situasi duka, kami berupaya hadir memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk kepedulian dan empati," ujar AKP Dwi Sapriadi.
Sementara itu, Kapolres Empat Lawang menegaskan bahwa pelayanan kemanusiaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
"Apa yang dilakukan jajaran Polsek Muara Pinang merupakan implementasi nyata pengabdian Polri. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri selalu hadir, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan bantuan ketika masyarakat menghadapi kesulitan," tegasnya.
Di sisi lain, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa konsistensi pelayanan yang dilakukan Polsek Muara Pinang menjadi contoh nyata pendekatan humanis yang terus dikedepankan jajaran Polda Sumsel.
"Pelayanan antar jenazah yang telah berulang kali dilakukan menunjukkan bahwa Polri selalu berupaya hadir dalam setiap kebutuhan masyarakat. Kepedulian seperti inilah yang membangun kepercayaan publik dan memperkuat hubungan emosional antara Polri dengan masyarakat," ungkapnya.
Melalui semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumatera Selatan terus mendorong seluruh jajarannya untuk menghadirkan pelayanan yang profesional sekaligus humanis. Di Muara Pinang, kendaraan dinas kepolisian telah menjadi simbol bahwa pengabdian Polri tidak berhenti pada tugas operasional semata, tetapi juga hadir mengantarkan kepedulian hingga perjalanan terakhir masyarakat yang dilayaninya.
(Pijai — Info Kota Sekayu)

Post a Comment for "Bukan Kali Pertama, Randis Polsek Muara Pinang Kembali Antar Jenazah Warga sebagai Wujud Kepedulian Polri"
Silakan tuliskan komentar Anda dengan sopan dan bertanggung jawab.
Komentar yang mengandung unsur SARA, ujaran kebencian, hoaks, spam, promosi, atau bahasa tidak pantas tidak akan ditampilkan.
Redaksi infokotasekayu.com berhak menyunting atau menghapus komentar demi menjaga kualitas diskusi dan mematuhi kode etik jurnalistik.
Terima kasih atas partisipasi Anda.