Rakernis Humas Polda Sumsel 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Strategi Komunikasi Publik Polri

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya membuka Rakernis Humas Tahun Anggaran 2026 bersama personel humas jajaran Polda Sumsel di Palembang untuk memperkuat strategi komunikasi publik Polri.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya membuka Rakernis Humas Tahun Anggaran 2026 bersama personel humas jajaran Polda Sumsel di Palembang untuk memperkuat strategi komunikasi publik Polri. ( Foto : 1st — info kota sekayu )

PALEMBANG ( INFO KOTA SEKAYU )

Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Tahun Anggaran 2026 sebagai langkah strategis memperkuat kualitas komunikasi publik Polri di era digital. Kegiatan yang berlangsung di Palembang pada Senin, 8 Juni 2026 tersebut menjadi momentum konsolidasi fungsi kehumasan dalam mendukung program prioritas Polri sekaligus menyukseskan agenda pembangunan nasional melalui Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Rakernis Humas Polda Sumsel Tahun Anggaran 2026 secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., dengan mengusung tema: “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media, Humas Polda Sumsel Siap Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah dalam Rangka Mewujudkan Program Asta Cita Presiden RI Tahun 2026.”

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pejabat dan personel fungsi kehumasan jajaran Polda Sumsel. Rakernis menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kehumasan, serta menyusun langkah konkret dalam menghadapi dinamika komunikasi publik yang semakin kompleks dan berkembang cepat.

Dalam arahannya, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa fungsi humas saat ini memegang peranan penting sebagai garda terdepan institusi dalam membangun kepercayaan publik. Menurutnya, tugas humas tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan setiap kebijakan, program, dan capaian Polri dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat.

“Humas Polri memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang cepat, akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kepercayaan publik dibangun melalui komunikasi yang terbuka, profesional, konsisten, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan berbagai program strategis pemerintah, termasuk Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, membutuhkan dukungan komunikasi publik yang efektif. Informasi yang tersampaikan dengan baik akan meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat legitimasi berbagai program pembangunan nasional.

“Rencana kerja Humas Polda Sumsel harus berjalan beriringan dengan target pembangunan nasional dan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Humas harus mampu menjadi penghubung yang efektif antara kebijakan pemerintah, institusi Polri, dan masyarakat,” ujarnya.

Dalam Rakernis tersebut, Kabid Humas memberikan empat penekanan utama kepada seluruh peserta, yakni optimalisasi komunikasi publik berbasis data dan fakta, penguatan kemampuan manajemen krisis media, peningkatan sinergi lintas sektor, serta implementasi nilai-nilai Polri Presisi dalam setiap aktivitas komunikasi publik.

Menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat, personel humas juga didorong untuk mampu beradaptasi dengan transformasi digital, termasuk perkembangan Artificial Intelligence (AI), media sosial, dan berbagai platform komunikasi modern yang kini menjadi ruang utama pertukaran informasi masyarakat.

“Perkembangan teknologi digital dan Artificial Intelligence menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi fungsi humas. Melalui manajemen media yang modern, proaktif, dan antisipatif, Humas Polda Sumsel harus hadir lebih awal untuk mengisi ruang digital dengan informasi yang positif, edukatif, dan menyejukkan, sekaligus menjadi benteng terhadap hoaks, disinformasi, dan provokasi yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas,” tegasnya.

Selain membahas strategi komunikasi publik, Rakernis Humas 2026 juga menjadi sarana memperkuat kemitraan strategis antara Polri dan insan pers. Hubungan yang profesional, terbuka, dan saling mendukung diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan terpercaya di tengah masyarakat.

Kegiatan ini juga selaras dengan program Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., yakni “Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini”, yang mendorong seluruh personel Polri untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan yang humanis, responsif, dan solutif.

Menutup kegiatan, Kabid Humas berharap Rakernis Humas Tahun Anggaran 2026 mampu melahirkan insan humas Polri yang semakin profesional, adaptif, inovatif, dan mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal dalam mendukung tugas kepolisian.

“Mari kita jadikan Rakernis Humas Tahun 2026 sebagai momentum untuk menyatukan langkah, visi, strategi, dan tindakan. Humas harus menjadi motor penggerak komunikasi publik yang mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Melalui Rakernis Humas Tahun Anggaran 2026, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus membangun sistem komunikasi publik yang modern, transparan, adaptif, dan terpercaya sebagai bagian penting dari transformasi Polri Presisi.

(Pijai — Info Kota Sekayu)
Redaksi
Redaksi INFO KOTA SEKAYU

Post a Comment for "Rakernis Humas Polda Sumsel 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Strategi Komunikasi Publik Polri"