![]() |
| Kabut asap menyelimuti wilayah Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. ( Foto : 1st — info kota sekayu ) |
MUSI BANYUASIN ( INFO KOTA SEKAYU )
Kondisi kabut asap yang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Sumatera Selatan menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk di Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Kabut asap tidak hanya dapat mengganggu jarak pandang dan aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas udara serta kesehatan, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.
Menyikapi kondisi tersebut, SMA Negeri 1 Sanga Desa mengeluarkan imbauan kepada seluruh warga sekolah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak paparan asap.
Dalam imbauannya, pihak sekolah mengingatkan siswa, guru, dan tenaga kependidikan untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, serta menjaga asupan makanan bergizi.
Warga juga diimbau menutup pintu dan jendela rumah untuk mengurangi masuknya udara dari luar ketika kondisi udara sedang kurang baik. Aktivitas di luar ruangan juga disarankan dikurangi, terutama apabila kabut asap semakin pekat.
Selain itu, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memperburuk kualitas udara, seperti membakar sampah, lahan maupun bahan lainnya. Kegiatan olahraga di luar ruangan juga sebaiknya dikurangi ketika kondisi udara tidak mendukung.
Pihak sekolah turut mengingatkan masyarakat agar mewaspadai sejumlah gejala yang dapat muncul akibat paparan asap, seperti batuk, pilek, tenggorokan kering, sesak napas, nyeri dada, mata perih dan berair, sakit kepala, pusing, kelelahan hingga iritasi kulit.
Kepala SMA Negeri 1 Sanga Desa, M. Habibi, S.Pd., M.Si., menegaskan pentingnya menjaga kesehatan seluruh warga sekolah di tengah kondisi udara yang kurang baik.
“Kami juga telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh siswa, guru dan tenaga kependidikan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker dan menjaga kondisi tubuh. Keselamatan dan kesehatan warga sekolah menjadi prioritas. Kami juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekolah agar tetap aman dan nyaman,” tegas Habibi.
Habibi menyampaikan hal tersebut didampingi Wakabid Sarpras SMA Negeri 1 Sanga Desa, Alta Piko Gustian, S.Pd.
Hal senada disampaikan Ketua DPD Forum Masyarakat Musi Bersatu (FM2B) Kecamatan Sanga Desa, Syamsul Bahori.
Ia mengimbau masyarakat bersama pemerintah dan seluruh unsur terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kabut asap sekaligus mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurut Syamsul, upaya menghadapi kabut asap tidak hanya dilakukan melalui langkah pencegahan di lapangan, tetapi juga dapat diperkuat dengan ikhtiar keagamaan melalui doa bersama dan pelaksanaan Salat Istisqa.
“Kondisi kabut asap dan karhutla ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Kami mengimbau agar masyarakat, tokoh agama, pemerintah desa, kecamatan dan seluruh unsur terkait untuk bersatu melakukan ikhtiar,” kata Syamsul saat dibincangi wartawan, Rabu (26/8/2026).
Ia mengajak masyarakat memperbanyak doa dan memohon kepada Allah SWT agar hujan segera turun sehingga kondisi kabut asap dan karhutla dapat segera berakhir.
“Selain menjaga kesehatan dan lingkungan, mari kita perbanyak doa dan memohon kepada Allah SWT dengan melakukan Salat Istisqa, dengan harapan hujan segera turun dan kondisi kembali normal,” ujarnya.
Syamsul juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan kepedulian sosial selama kondisi kabut asap berlangsung.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, sekolah, masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat diperlukan untuk menghadapi dampak kabut asap sekaligus mencegah terjadinya karhutla di kemudian hari.
FM2B berharap masyarakat tidak menganggap remeh dampak kabut asap dan tetap mengutamakan kesehatan serta keselamatan.
“Mari bersama menjaga kesehatan diri, menjaga lingkungan, dan peduli terhadap sesama.”
(SBA — Info Kota Sekayu)

Post a Comment for "Kabut Asap Melanda Sejumlah Wilayah Sumsel, SMAN 1 Sanga Desa dan FM2B Imbau Warga Jaga Kesehatan"
Silakan tuliskan komentar Anda dengan sopan dan bertanggung jawab.
Komentar yang mengandung unsur SARA, ujaran kebencian, hoaks, spam, promosi, atau bahasa tidak pantas tidak akan ditampilkan.
Redaksi infokotasekayu.com berhak menyunting atau menghapus komentar demi menjaga kualitas diskusi dan mematuhi kode etik jurnalistik.
Terima kasih atas partisipasi Anda.