![]() |
| Personel Polsek Babat Supat mendata masyarakat penerima bantuan perlindungan sosial di Kecamatan Babat Supat, Musi Banyuasin. ( Foto : 1st — info kota sekayu ) |
MUSI BANYUASIN ( INFO KOTA SEKAYU )
Personel Polsek Babat Supat melakukan pendataan bantuan perlindungan sosial (Perlinsos) bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (9/10/2026).
Pendataan tersebut dilakukan melalui aplikasi Agen Perlinsos sebagai upaya mendukung ketepatan sasaran penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kapolsek Babat Supat IPTU Dicky Haryadi Martadinata, A.Md., S.E., CPHR, menyampaikan bahwa pendataan yang akurat menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan bantuan perlindungan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
![]() |
| Personel Polsek Babat Supat melakukan pendataan bantuan perlindungan sosial melalui aplikasi Agen Perlinsos. ( Foto : 2nd — — info kota sekayu ) |
“Melalui pendataan dengan aplikasi Agen Perlinsos, kami berharap proses pendataan masyarakat penerima bantuan dapat berjalan lebih tertib, akurat, dan tepat sasaran. Kami juga mengimbau masyarakat agar memberikan informasi yang benar sehingga data yang dihimpun sesuai dengan kondisi di lapangan,” ungkap Kapolsek.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polsek Babat Supat terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan ketepatan pendataan penerima bantuan sosial.
Dengan adanya pendataan ini, diharapkan penyaluran bantuan perlindungan sosial dapat berlangsung lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan di Kecamatan Babat Supat.
(Pijai — Info Kota Sekayu)


Post a Comment for "Polsek Babat Supat Data Penerima Bantuan Perlindungan Sosial agar Tepat Sasaran"
Silakan tuliskan komentar Anda dengan sopan dan bertanggung jawab.
Komentar yang mengandung unsur SARA, ujaran kebencian, hoaks, spam, promosi, atau bahasa tidak pantas tidak akan ditampilkan.
Redaksi infokotasekayu.com berhak menyunting atau menghapus komentar demi menjaga kualitas diskusi dan mematuhi kode etik jurnalistik.
Terima kasih atas partisipasi Anda.