![]() |
| Petugas kepolisian saat melakukan penggerebekan daycare di Yogyakarta terkait dugaan kekerasan terhadap anak. ( Foto : Schrenshot video — info kota sekayu ) |
Kasus dugaan kekerasan terhadap anak menggemparkan publik setelah aparat kepolisian menggerebek sebuah tempat penitipan anak (daycare) di wilayah Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta, Jumat (24/4/2026) sore.
Daycare bernama Little Aresha Daycare itu diduga menjadi lokasi terjadinya tindakan tidak manusiawi terhadap puluhan anak yang dititipkan oleh orang tua mereka.
Penggerebekan dilakukan oleh Satreskrim Polresta Yogyakarta setelah menerima laporan terkait dugaan penganiayaan terhadap anak.
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, menjelaskan bahwa pihaknya menemukan indikasi kuat adanya perlakuan salah terhadap anak-anak di daycare tersebut.
“Diduga kuat terjadi tindak pidana berupa perlakuan diskriminatif, penelantaran, hingga kekerasan terhadap anak,” ungkapnya.
Fakta mencengangkan juga diungkap oleh para orang tua korban. Salah satunya, berinisial NRM, yang mengaku diperlihatkan rekaman video oleh pihak kepolisian saat penggerebekan berlangsung.
Menurutnya, kondisi anak-anak dalam video tersebut dinilai sangat memprihatinkan dan tidak layak.
Menurut Kompol Riski Adrian, hingga saat ini tercatat sedikitnya 53 anak diduga mengalami perlakuan kekerasan.
“Petugas melihat langsung adanya perlakuan tidak manusiawi, seperti tangan dan kaki anak diikat,” jelasnya.
Penyidik masih terus melakukan pendalaman, sehingga jumlah korban dimungkinkan bertambah.
Dalam penggerebekan tersebut, aparat kepolisian turut mengamankan 30 orang yang terdiri dari pengasuh, pimpinan yayasan, hingga petugas keamanan.
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, menyatakan bahwa berdasarkan hasil gelar perkara, 13 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Terdiri dari satu kepala yayasan, satu kepala sekolah, dan sebelas pengasuh,” ujarnya.
Para tersangka dijerat dengan pasal terkait perlakuan salah, penelantaran, serta kekerasan terhadap anak.
Kasus ini memicu kemarahan publik dan menjadi sorotan luas, terutama terkait keamanan dan pengawasan tempat penitipan anak.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap seluruh fakta serta memastikan perlindungan terhadap para korban.
(Redaksi — Info Kota Sekayu)

Post a Comment for "TERBONGKAR! Dugaan Penyiksaan Puluhan Anak di Little Aresha Daycare, 13 Orang Jadi Tersangka"
Silakan tuliskan komentar Anda dengan sopan dan bertanggung jawab.
Komentar yang mengandung unsur SARA, ujaran kebencian, hoaks, spam, promosi, atau bahasa tidak pantas tidak akan ditampilkan.
Redaksi infokotasekayu.com berhak menyunting atau menghapus komentar demi menjaga kualitas diskusi dan mematuhi kode etik jurnalistik.
Terima kasih atas partisipasi Anda.