![]() |
| Wakil Bupati Musi Banyuasin mengikuti Rakornas Pengendalian Karhutla 2026 di Jakarta. ( Foto : Pemkab Muba — info kota sekayu ) |
JAKARTA ( INFO KOTA SEKAYU )
Wakil Bupati Musi Banyuasin, Abdur Rohman Husen, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 yang digelar di Plaza Kuningan, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Selasa (7/4/2026).
Rapat tersebut dipimpin oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dan diikuti kepala daerah dari wilayah rawan karhutla, termasuk Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang, serta perwakilan lembaga pusat dan daerah.
Dalam arahannya, Menteri Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan bahwa hingga April 2026 jumlah titik panas di Indonesia mencapai sekitar 700 titik, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang hanya 262 titik.
Sementara itu, luas lahan terbakar tercatat mencapai sekitar 32.600 hektare, melonjak drastis dari tahun sebelumnya yang sekitar 1.600 hektare.
“Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan, terutama dalam menghadapi musim kemarau,” tegasnya.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyampaikan bahwa Indonesia berpotensi mengalami fenomena El Nino lemah hingga moderat, yang berdampak pada musim kemarau lebih panjang.
Puncak kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus 2026, dengan wilayah rawan meliputi Sumatera, Kalimantan, dan Papua. Lima provinsi yang menjadi perhatian utama yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.
Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Budi Irawan, menyatakan kesiapan pemerintah pusat dalam memberikan dukungan berupa pendanaan, peralatan, hingga operasi darat dan udara, termasuk modifikasi cuaca.
Namun, ia menegaskan bahwa bantuan tersebut hanya dapat diberikan jika pemerintah daerah telah menetapkan status siaga darurat karhutla.
“Penetapan status menjadi kunci agar intervensi dapat dilakukan secara maksimal,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Abdur Rohman Husen menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla.
Ia menyebutkan bahwa koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat, termasuk dengan TNI, Polri, dan BPBD, serta meningkatkan patroli dan edukasi kepada masyarakat.
“Upaya pencegahan menjadi fokus utama, termasuk mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujarnya.
Pemkab Musi Banyuasin juga siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, termasuk percepatan penetapan status siaga darurat karhutla.
“Sinergi pusat dan daerah menjadi kunci agar potensi karhutla dapat ditekan hingga ke tingkat desa,” tandasnya.
(Redaksi — Info Kota Sekayu)

Post a Comment for "Wabup Muba Hadiri Rakornas Karhutla 2026, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau Panjang"
Silakan tuliskan komentar Anda dengan sopan dan bertanggung jawab.
Komentar yang mengandung unsur SARA, ujaran kebencian, hoaks, spam, promosi, atau bahasa tidak pantas tidak akan ditampilkan.
Redaksi infokotasekayu.com berhak menyunting atau menghapus komentar demi menjaga kualitas diskusi dan mematuhi kode etik jurnalistik.
Terima kasih atas partisipasi Anda.