Harlah Ke-100 NU di Bayung Lencir, Momentum Perkuat Syiar Islam dan Sinergi Pembangunan

Bupati Muba menghadiri tabligh akbar Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama di Bayung Lencir
Bupati Muba menghadiri tabligh akbar Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama di Bayung Lencir. ( Foto : Pemkab Muba — info kota sekayu )

MUSI BANYUASIN ( INFO KOTA SEKAYU )

Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama berlangsung khidmat di halaman Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk tabligh akbar ini dihadiri langsung oleh Bupati Musi Banyuasin, Toha Tohet, bersama sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimcam, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Turut mendampingi Bupati, antara lain Kabag Kesra, Camat Bayung Lencir, perwakilan OPD, serta jajaran perangkat desa se-Kecamatan Bayung Lencir.

Acara ini juga menghadirkan penceramah asal Malang, Marzuqi Mustamar, yang didampingi para kiai dan tokoh NU, termasuk jajaran pengurus PCNU Musi Banyuasin serta pimpinan pondok pesantren di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Toha Tohet menegaskan bahwa satu abad perjalanan Nahdlatul Ulama merupakan momentum penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjaga nilai-nilai Islam yang moderat dan toleran.

“Peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan penguat silaturahmi dan komitmen bersama dalam menjaga persatuan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan generasi muda, khususnya warga Nahdliyin, agar menjauhi pengaruh negatif seperti narkoba dan praktik perjudian demi masa depan yang lebih baik.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan organisasi, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin merespons positif aspirasi terkait peningkatan sarana dan prasarana Kantor MWCNU Bayung Lencir.

Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong aktivitas organisasi dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Dalam tausiyahnya, Marzuqi Mustamar menekankan pentingnya peran Nahdlatul Ulama dalam menjaga akidah umat melalui pendidikan keagamaan, seperti TPQ, madrasah, dan pengajian rutin.

Ia juga mengulas peran historis NU dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia serta komitmennya hingga kini dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai ancaman, termasuk paham radikalisme.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan zikir dan doa bersama yang berlangsung khidmat. Para peserta memanjatkan doa untuk kesehatan para pemimpin daerah, kesejahteraan masyarakat, serta keberkahan bagi Kabupaten Musi Banyuasin.

(Anggraini — Info Kota Sekayu)
Redaksi
Redaksi INFO KOTA SEKAYU

Post a Comment for "Harlah Ke-100 NU di Bayung Lencir, Momentum Perkuat Syiar Islam dan Sinergi Pembangunan"